Mei 2008


Untuk memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan di tingkat Puskesmas se kota Padang, maka pada tanggal 14 dan 15 April 2008 diadakan lomba Tenaga Kesahatan Teladan yang bertempat di Palanta Kota Padang. Lomba ini terdiri dari 4 kategori yaitu : kategori Medis, Paramedis, Gizi, dan Kesmas. Lomba ini diikuti oleh 14 Puskesmas dengan 10 tenaga medis, 14 Paramedis, 11 Gizi dan 13 tenaga Kesmas.

Acara ini di buka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ibu dr. Hj. Efrida Aziz. Msc. Setelah pengarahan dari kepala dinas acara dilanjutkan dengan ujian tulis yang berlangsung dengan tertib dan hikmat,

kemudian dlanjutkan dengan presentasi dari masing-masing Puskesmas yang dan sekaligus tanya jawab dengan Tim Juri. Tim Juri terdiri dari Kepala Bidang pada DKK Padang, Organisasi Profesi ( Bidan ), dan lintas Sekor ( PKK dan BPMKB)

Pemilhan Nakes dan Puskesmas Berprestasi dilanjutkan dengan kunjungan ke lapangan bagi peserta yang dinyatakan sebagai nominasi pada masing-masing kategori. Setelah melalui diskusi dan perdebatan yang panjang maka maka Tim Juri memutuSkan :

Puskesmas Berprestasi :

I. Puskesmas Padang Pasir

Puskesmas Padang Pasir dengan program inovasi:

- Pelayanan Spesialisasi

- Kesehatan Olah Raga

- Pelayanan Fisioterapi

- BPKM ( Badan Peduli Kesehatan Masyarakat ) Rimbo Kaluang.

II. Puskesmas Belimbing

III. Puskesmas Air Dingin

Tenaga Kesehatan Teladan :

a. Tenaga Medis

  • Pemenang I : drg. Wita Fitriani
  • Pemenang II : dr. Dewi Susanti Febri
  • Pemenang III : drg. Fajriah

b. Tenaga Keperawatan

  • Pemenang I : Erlina
  • Pemenang II : Idawati
  • Pemenang III : Hj. Afridawarni

c. Tenaga Kesehatan Masyrakat

  • Pemenang I : Leli Suryani
  • Pemenang II : Evi Nilawati
  • Pemenang III : Ernawati

d. Tenaga Gizi :

  • Pemenang I : Elza Enny SKM
  • Pemenang II : Dewi Gusri SKM
  • Pemenang III : Nolli Nofianda Amg

Para pemenang ini akan disayahkan dengan surat keputusan dari Walikota Padang. Dan selanjutnya bagi pemenang 1 akan menjadi wakil dari Kota Padang untuk tingkat Propinsi SUMBAR.

Selamat bagi para pemenang.

-fmh-


Adas

Sinonim :
= E officinale, All. = Anethum foeniculum, Linn.

Familia :
Apiaccae (Umbelliferae)

Uraian :
Adas merupakan satu dari sembilan tumbuhan obat yang dianggap bermukjizat di Anglo-Saxon. Di Indonesia telah dibudidayakan dan kadang sebagai tanarnan bumbu atau tanaman obat. Turnbuhan ini dapat hidup dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Asalnya dari Eropa Selatan dan Asia, dan karena manfaatnya kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang. Terna berumur panjang, tinggi 50 cm – 2 m, tumbuh merumpun. Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 – 5 batang. Batang hijau kebiru- biruan, beralur, beruas, berlubang, bila memar baunya wangi. Letak daun berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit, bentuk jarum, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, berseludang warna putih, seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi. Perbungaan tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 – 40 gagang bunga, panjang ibu gagang bunga 5 – 1 0 em, panj’ ang gagang bunga 2 – 5 mm, mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang. Buah lonjong, berusuk, panjang 6 – 10 mm, lebar 3 – 4 mm, masih muda hijau setelah tua cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat. Namun, warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya. Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer. Adas menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Nama Lokal :
Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa),; Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba).; Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu).; Adeh, manih (Minangkabau). paapang, paampas (Menado).; Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), ; Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud).; Adasa, rempasu (Makasar), adase (Bugis).; Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand),; Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (Ind./Pak.).; Fennel, commaon fennel, sweet fennel, fenkel, spigel (I).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah, ASI sedikit,; Diare, sakit kuning (jaundice),
kurang nafsu makan, batuk,; Sesak napas (Asma), nyeri haid, haid tidak tertur, rematik goat,; Susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik,; Usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu,; Pembengkakan saluran sperma (epididimis),; Penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis),; Keracunan tumbuhan obat atau jamur, meningkatkan penglihatan;

PEMANFAATAN:
BAGIAN YANG DIGUNAKAN
: Buah masak (Xiaohuixiang, hui-hsiang). Buah yang telah masak           dikumpulkan, lalu dijemur sampai kering.
KEGUNAAN:
Buah bermanfaat untuk mengatasi : – sakit perut (mulas), perut kembung, rasa penuh dilambung,

mual, muntah, diare, – sakit kuning (jaundice),kurang nafsu m

akan, – batuk berdahak, sesak napas (asma), – haid: nyeri haid,

haid tidak teratur, – air susu ibu (ASI) sedikit, – putih telur

dalam kencing proteinuria),- susah tidur (insomnia), – buah

pelir turun rchidoptosis),- usus turun ke lipat paha (hernia

inguinalis), -pembengkakan saluran sperma (epididimis), -

penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel

testis), -mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu

menghancurkannya, – rematik gout, dan – keracunan tumbuhan

obat atau jamur.
Daun berkhasiat mengatasi            : – batuk, – perut kembung, koilk, – rasa haus, dan-meningkatkan

penglihatan.

CARA PEMAKAIAN :

Buah adas sebanyak 3 – 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air mendidih untuk diminum sewaktu hangat. Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum. Pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka. Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Batuk
a. Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g disedub dengan 1/2 cangkir air mendidih.
Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum
sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.
b. Siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga
kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang
merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari,
dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa
setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing
1/2 gelas.
2. Sesak napas
a. Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air
panas. Minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh.
b. Siapkan adas 1/2
sendok teh, pulosari ¼ jari, rirnpang kencur 2 jari, rirnpang temulawak 1 jari, jintan hitam
114 sendok teh, daun poncosudo (Jasminum pubescens) 1/4 genggam, gula merah 3 jari,
dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Baban-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas
air bersih sampai tersisa kira-kira separonya. Setelah dingin disaring, dan siap untuk
diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.
3. Sariawan
a. Siapkan adas 3/4 sendok teh,
ketumbar 3/4 sendok teh, daun iler 1/5 genggam, daun saga 1/4 genggam, sisik naga 1/5
genggam, daun sembung 1/4 genggam, pegagan 1/4 genggam, daun kentut 1/6 genggam,
pulosari 3/4 jari, rimpang lempuyang wangi 1/2 jari, rimpang kunyit ½ jari, kayu manis ¾
jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya.
b. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa separonya.
Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, setiap kali cukup 3/4 gelas.
4. Haid tidak teratur
a. Siapkan daun dan bunga srigading masing-masing.1/5 genggam, jinten hitam 3/4 sendok
teh, adas 1/2 sendok teh, pulosari 1/2 jari, bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2
buah, gula batu sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya.
b. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah
dingin disaring, minurn 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas. Keracunan tumbuhan obat
atau jamur Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g, lalu seduh dengan setengah cangkir
arak. Minum selagi hangat. 5. Batu empedu Serbuk buah adas sebanyak 5 g diseduh dengan
1 cangkir air panas.

KOMPOSISI :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS
a. Buah : buah masak mengandung bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk
meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung.
b. Daun : berbau aromatik Minyak dari buah : minyak adas (fennel oil).

KANDUNGAN KIMIA :
Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 – 6%, mengandung 50 – 60% anetol, lebih
kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam
anisat, dan 12% minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan
aroma yang khas dan berkhasiat karminatif.
Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin).

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian :
1. Komponen aktifnya, anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan TBC
pada tikus percobaan.
2. Meningkatkan peristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut (flatus).
3. Menghilangkan dingin dan dahak.
4. Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat
menyejukkan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang napsu makan.
5. Dari satu penelitian pada manusia dewasa, diternukan bahwa adas mempunyai efek
menghancurkan batu ginjal.
6. Pada percobaan binatang, ekstrak dari rebusan daun adas dapat menurunkan tekanan darah.
Namun, pengolahan cara lain tidak menunjukkan khasiat ini.

“disadur dari www.iptek.net.id”

-Admin.FZ-

Dulu kita mengenal penyakit demam berdarah datang di kala musim hujan tiba. Tapi kenyataannya tidaklah demikian. Penyakit ini bisa terjadi di semua musim. Kenapa ?? Sebelum pertanyaan tersebut terjawab, ada baiknya kita mengenal dulu “Demam Berdarah, Siklus Nyamuk Demam Berdarah dan tempat perkembangbiakannya”.

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan virus dengue yang masuk ke dalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. jadi nyamuk yang dapat menularkan penyakit mematikan ini bukan sembarang nyamuk, namanya unik, Aedes Aegypti atau yang kita kenal dengan si belang (hitam putih).

Si belang merupakan merupakan nyamuk elit, kenapa elit?..Karena nyamuk ini hanya bisa berkembangbiak pada tempat penampungan air bersih yang takberalaskan tanah. Ia bisa berkembang di dalam dandi luar rumah. Tempat penampunagn itu bisa disenagja ataupun tidak disengaja. Yang disenagaja seperti bak mandi dan tempat penampungan air minum, sedangkan yang tak disengaja seperti kaleng- kaleng dan ban bekas yang ada di luar rumah, pagar bambu, tempurung kelapa, dsb

Hati- hati terhadap nyamuk ini, hanya bisa menggigit pada siang hari, karena itu pada saat tidur siang kita harus waspada, gunakan obat nyamuk dan bayi harus diberi kelambu.
Layaknya manusia, si belangpun mempunyai siklus hidup. Mulai dari larva, pupa hingga dewasa membutuhkan waktu yang relatif singkat lebih kurang 10 hari. Satu ekor nyamuk mampu bertelur hingga 100 butir. Kemudian telur2 tersebut berkembang menjadi larva dan pupa yang kita kenal dengan jentik. Nah, jentik-jentik inilah yang akan berkembang menjadi nyamuk dewasa yang akan menggigit dan menghisap darah manusia.

Nyamuk aedes aegypti akan mengandung virus demam berdarah apabuila ia telah menggigit dan menghisap darah penderita. Setelah beberapa hari virus itu akan berkembang di dalam tubuh nyamuk, barulah ia bisa menularkan ke manusia sehat melalui gigitannya.

Penderita demam berdarah mengalami gejala yang bertahap. Hari pertama ditandai dengan panas mendadak terus- menerus, badan menjadi lemah, pada tahap ini sulit dibedakan denagn penyakit lain, makanya satu hari demam belum bisa dikatakan demam berdarah. Pada hari kedua atau ketiga timbul bintik-bintik merah. Bintik merah ini, lebam atau ruam pada kulit muka, dada, lengan, kaki dan nyeri ulu hati. Bintik merah ini mirip dengan bekas gigitan nyamuk.

Pada gejala yang berat bisa mengalami mimisan, muntah darah dan berak darah. Tapi nampaknya penyakit ini telah mengalami transisi epidemiologi, dimana ada beberapa kasus DBD tidak terdapat bintik merah. Karena itu, begitu demam tinggi waspadailah demam berdarah. Pada hari ketiga sam[ai ketujuh panas akan turun secara tiba-tiba. Kemungkinan selanjutnya penderita sembuh, atau keadaanmemburuk, kadang- kadang kesadarannya menurun. Sampai saat ini belum ditemukan anti virus dengue ini. Cuma yang bisa diobati hanyalah gejala dan komplikasi penyakitnya.

Apa yang harus dilakukan apabila kita temukan angota keluarga mengalami gejala demam berdarah??Apabila penderita demam tinggi segera beri kompres dan beri obat penurun panas serta anjurkan banyak mium air putih. Jika pertolongan pertama tadi masih membuat penderita gelisah, sgeralah bawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat. Untuk memastikan seseorang positif demam berdarah harus melalui test darah di laboratorum, karena kalau hanya berpedoman pada gejala saja belum bisa dipastikan positif demam berdarah. Ingat!!banyak penyakit yanggejalanya hampir sama.

Walaupun virus DBD belum ada obatnya, tindakan pencegahan dapat kita lakukan. Kita mengenal Gerakan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) bahkan sekarang 3M plus. Disamping itu juga memakai kelambu disaat tidur siang, memakai repellent (obat nyamuk poles), memasang oabt nyamuk, jendela rumah diberi kawat kassa, jangan biarkan pakaian bergelantungan dibelakang pintu karena si belang suka bersarang di tempat gelap. Selain itu, juga dengan menaburkan bubuk abate pada tempat- tempat umum dan melakukan fogging (pengasapan).

Nah, cara terakhir ini (fogging) jangan dikira paling ampuh untuk membasmi nyamuk DBD. Cara ini hanya bersifat sesaat, karena hanya bisa mematikan nyamuk pada saat fogging itu dilakukan atau bahkan cuma menmbuat nyamuk pusing. Bagaimana dengan jentik2nya??Inilah yang seharusnya kita brantas krena dari situlah nyamuk dewasa akan berkembang. Karena itu 3M adalah cara yang paling efektif untuk mencegah perkembangbikan si belang.

Menguras tempat penampungan air bersih seperti bak mandi, dilakukan minimal seminggu sekali, jangan biarkan lebih dari seminggu. Supaya nyamuk tidak berkesempatan untuk bertelur, tempat penampungan air bersih sbaiknya ditutup rapat. NAh, terjawab sudah kenapa penyakit DBD tidak mengenal musim.

Sekarang ujian nasional telah selesai, pasti banyak keluarga telah merencanakan liburan kemana. Jika Ingin bepergian ke luar kota, jangan lupa kosongkan dulu tempat penampungan air agar nyamuk tak bertelur. Begitu juga dengan mengubur barang- barang bekas yang ada di sekeliling rumah kita. Kalau sekiranya tidak digunakan lagi lebih baik dikubur atau ditelungkupkan saja agar tidak menimbulkan genangan air bila ujan tiba.

Coba kita renungkan bahayanya !!Mencegah lebih baik dari pada mengobati, demikian motto kesehatan yangpaing populer. banyak masyarakat menyadari moto ini kalau ia atau anggota keluarga telah jatuh sakit. Bayangkan betapa banyak pengorbanan yang dilakukan apabila anggota keluarga kita menderita sakit DBD, diantaranya waktu banyak tersita untuk menunggui penderita di rumah sakit, mengeluarkan biaya pengobatan dan belum lagi faktor psikis bahwa si penderita mungkinkah terselamatkan. Oleh karena itu, mari kita lakukan gerakan 3M yang mungkin hanya memakan waktu kurang lebih 1 jam dalam seminggu. Mari kita cegah demam berdarah bersama-sama demi keselamatan Warga Negara Indonesia.

-Devi,SKM.-.fz-

             Kegiatan pepsodent school merupakan kerjasama antara PT Unilever pepsodent dengan Dinas kesehatan Kota Padang. Kegiatan ini melibatkan lintas sektoral yang bekaitan langsung dengan kegiatan ini spt; dinas pendidikan, fakultas kedokteran gigi universitas Baiturrahmah, pemko padang dan jajarannya. Kegiatan ini dicanangkan pada tanggal 3 Mei 2008 di SDN 03 Alai Padang oleh Bapak Walikota Padang yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang. Dalam sambutannya Bapak walikota padang menyatakan bahwa kegiatan ini sangat positif dalam meningkatkan kesadaran siswa sejak dini terhadap kesehatan gigi dan mulut, juga mendukung program pendidikan dimana kegiatan belajar siswa tidak terganggu lagi leh masalah kesehatan gigi. Pernyataan ini juga seiring dengan sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr.Hj.Efrida Aziz,M.Sc, dimana kegiatan pepsodent school program ini sangat menunjang kegiatan UKGS (Usaha Kesehatan Gigi Sekolah) yang telah lama dijalan kan oleh Dinkes Kota Padang dan jajarannya.

               Profesional Marketting PT. Unilever yaitu Drg.Ratu Mirah Afifah dalam sambutannya menyatakan ungkapan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyambut dan mendukung dengan baik kegiatan school program ini. Rencananya kegiatan ini dilaksnakan mulai bulan mei sampai dengan september 2008 di 385 SD di Kota Padang dimana akan dilaksanakan oleh dua (2) tim dari PT. Unilever.

            Pada kesempatan ini Universitas Baiturrahmah juga secara simbolis menyumbangkan 15 unit Dental Chair untuk 15 SD di Kota Padang. SD yang diprioritaskan mendapatkan dental chair ini adalah SD yang memiliki ruang UKS dan aktif kegiatan UKS dan UKGS. Hal ini dilakukan denag harapan generasi mendatang akan tumbuh dengan gigi dan mulut yang sehat dan memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis perangkat sikat gigi dari PT.Unilever kepada Kepala Dinas pendidikan Kota padang yang kemudian diserahkan kepada Kepala SDN 03 Alai.

                  Kegiatan ini mendapat sambutan meriah dari semua pihak terutama murid- murid SDN 03 Alai, terlihat dari antusiasme dan tertibnya para murid dalam mengikuti dan mengisi acara ini. Acara diawali dengan pembacaan asmaùl husna dari pasukan asmaùl husna SDN 03 Alai, kemudian dilanjutkan dengan tari pasambahan dan tari payung yang sangat gemulai dari para siswi. Setelah acara sambutan dan penyerahan simbolis dental Chair unit dan perangkat sikat gigi ke pihak sekolah, dilanjutkan dengan acara inti yaitu sikat gigi massal yang dipandu oleh drg dan petugas UKGS dari Puskesmas Alai dan panitia dari PT.Unilever. sikat gigi massal juga didampingi oleh para dokter kecil dari SDN 03 ini. Sikat gigi massal ini dimulai dengan pegolesan pasta pepsodent oleh Kepala Dinas Pendidikan dan ketua yayasan Universitas Baiturrahmah Padang.

       

             Semoga kegitan ini sikat gigi massal ini dapat berlanjut terus melalui kegiatan UKGS setiap tahunnya walaupun tanpa sponsor dari pepsodent. Sehingga kesehatan gigi para penerus bangsa dapat terjaga.

-FZ-admin-